Berita  

Rangkaian gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga ketidakpastian di tengah potensi gempa susulan. Di masa krisis seperti ini, informasi menjadi urat nadi keselamatan, namun cara penyampaiannya menentukan apakah masyarakat bisa bertindak tepat atau justru panik.

Pakar UPER: Besarnya Dampak Gempa di Venezuela Dipengaruhi oleh Fenomena Seismic
Pendidikan  

Pakar UPER: Besarnya Dampak Gempa di Venezuela Dipengaruhi oleh Fenomena Seismic

Fenomena gempa ganda (seismic doublet) yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/06) waktu setempat menjadi perhatian para ahli karena tergolong sangat langka. Rangkaian dua berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya dalam selang 39 detik menewaskan sedikitnya 1.943 orang, melukai lebih dari 10 ribu orang, serta memaksa lebih dari 15 ribu warga mengungsi berdasarkan laporan otoritas setempat hingga 30 Juni.

Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina
Berita  

Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina

Di tengah otomatisasi digital dan ketatnya persaingan kerja, ekonomi kreatif berkembang sebagai salah satu ruang kewirausahaan yang menjanjikan bagi generasi muda. Data BPS (2025) menunjukkan sektor ini terus menyerap jutaan tenaga kerja di Indonesia. Namun, potensi tersebut masih dihadapkan pada tantangan mendasar, terutama kemampuan mengubah ide kreatif menjadi produk atau bisnis yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Mahasiswa Universitas Pertamina Kembangkan Alat Pantau Mangrove untuk Jaga Pesisir, Raih Silver Medal Nasional
Berita  

Mahasiswa Universitas Pertamina Kembangkan Alat Pantau Mangrove untuk Jaga Pesisir, Raih Silver Medal Nasional

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan garis pantai sepanjang 108.000 kilometer, Indonesia menggantungkan ketahanan pesisirnya pada ekosistem mangrove. Namun, benteng alami ini sedang berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Masifnya alih fungsi lahan, abrasi, hingga tingginya intensitas pencemaran limbah menyebabkan sedikitnya 1,8 juta hektare kawasan pesisir Indonesia berada dalam kondisi kritis dan memerlukan rehabilitasi.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.