Serangan Amerika Serikat dan Israel di sejumlah wilayah Iran sejak 28 Februari 2026 mulai menekan stabilitas ekonomi serta pasokan energi global. Eskalasi konflik tersebut mendorong lonjakan harga minyak dunia, khususnya minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak internasional. Dari sebelumnya sekitar USD 62 per barel pada awal tahun, harga minyak Brent kini meningkat hingga mencapai USD 85–91 per barel.
Menakar Akibat Konflik Timur Tengah: Pakar UPER Soroti Pergeseran Geopolitik Global dan Mitigasi Bagi Indonesia
Serangan Amerika Serikat dan Israel di sejumlah wilayah Iran sejak 28 Februari 2026 mulai menekan stabilitas ekonomi serta pasokan energi global. Eskalasi konflik tersebut mendorong lonjakan harga minyak dunia, khususnya minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak internasional. Dari sebelumnya sekitar USD 62 per barel pada awal tahun, harga minyak Brent kini meningkat hingga mencapai USD 85–91 per barel.
