Berita  

Upacara Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Pemalang: Momentum Refleksi Aksi Kemanusiaan dan Edukasi Sepanjang 2026

Upacara Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Pemalang: Momentum Refleksi Aksi Kemanusiaan dan Edukasi Sepanjang 2026

Pemalang, haluanpublik.com – Pemberian tanda penghargaan Lencana Darma Bakti menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Plt. Bupati Pemalang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (KaMabicab), Nurkholes, kepada Pelatih Kwarcab Pemalang, Tusiyati, dan Anggota LPK Kwarcab Pemalang, Umaidi, atas pengabdian dan dedikasi mereka membina generasi muda.

Sebelum penganugerahan lencana, acara diawali penyerahan trofi dan piagam pemenang Lomba Perkemahan Kwartir Ranting (Kwarran). Juara Umum diraih Kwarran Pulosari (nilai 3.050), diikuti Kwarran Taman (3.010) di peringkat kedua, dan Kwarran Bodeh (2.895) di ketiga. Penyerahan dilakukan secara kolektif oleh Plt. Bupati bersama jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 0711/Pemalang dan Kajari Pemalang.

Refleksi Kinerja: Aksi Kemanusiaan & Edukasi Sepanjang Tahun

“Pelaksanaan upacara ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan serangkaian aksi kemanusiaan dan kegiatan edukatif yang telah dirancang Kwarcab Pemalang sepanjang tahun 2026,” ungkap Ketua Kwarcab Pemalang, Sukarso, dalam laporannya, Senin (31/8/2026).

Berikut rangkaian kegiatan Pramuka Kwarcab Pemalang sepanjang 2026:

– Agustus: Pengiriman kontingen ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur, Jakarta Timur (13–20 Agustus).
– Juni: Partisipasi Lomba Pramuka Garuda Berprestasi tingkat Kwarda Jawa Tengah.
– Mei: Penyelenggaraan Pesta Siaga tingkat Kwarcab serta pengiriman kontingen ke tingkat Kwarda di Semarang (16–17 Mei).
– Maret: Aksi Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran — pengamanan lalu lintas di Pos PAM Alun-alun Pemalang, Exit Tol Gandulan, Stasiun Pemalang, dan seluruh Kwarran se-Kabupaten Pemalang.
– Februari: Pengiriman anggota Ubaloka, Mohammad Irfan, untuk misi pemulihan pascabencana di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
– Januari: Mobilisasi Satgas Pramuka Peduli menangani banjir bandang di Kecamatan Pulosari dan Moga, serta banjir rob di Kecamatan Ulujami.

Pramuka Bertransformasi: dari “Learning by Doing” ke Pemecahan Masalah

Nurkholes menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pedagogis guna mencetak SDM berkarakter, terampil, dan mandiri demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Seluruh dinamika kegiatan tersebut selaras dengan transformasi filosofi pendidikan kepramukaan, yang kini berkembang dari pola pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) menuju pola yang berorientasi pada pemecahan masalah (learning, creating, and solving),” ujar Nurkholes.

Prinsip tersebut tercermin dalam tema peringatan 2026: “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Gerakan Pramuka mengintegrasikan kurikulum kewirausahaan sejak dini dengan fokus pada sektor produktif seperti pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta kelestarian lingkungan.

Arah strategis ini ditegaskan Nurkholes saat membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional, Komjen Pol. (Purn.) Budi Waseso, dalam upacara bendera yang berlangsung di Alun-alun Pemalang. “Hal ini menegaskan kembali peran historis kepramukaan selama 65 tahun sebagai sarana pembentukan karakter bangsa yang beriman, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air,” pungkasnya.

(Eko B Art)