Dinamika geopolitik global saat ini memicu ketidakpastian pasokan dan fluktuasi harga minyak mentah dunia yang berdampak langsung pada ketahanan energi nasional. Di tengah ketergantungan pada energi fosil yang masih mencapai 85,36 persen dan keterbatasan produksi domestik, setiap gejolak global memaksa Indonesia melakukan diversifikasi impor demi mengamankan kedaulatan bangsa. Realitas makro inilah yang membuat agenda transisi menuju bauran energi berkelanjutan menjadi tantangan strategis yang sangat kompleks bagi masa depan industri nasional.
Sidang Terbuka Wisuda
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
