Pemalang, haluanpublik.com – Suasana Balai Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, berlangsung semarak namun tetap khidmat pada Jumat (30/10/2026), saat Panitia Pilkades Lodaya menggelar tahapan Pengambilan Nomor Urut dan Penyampaian Visi-Misi Calon Kepala Desa 2026.
Di hadapan ratusan warga, tokoh masyarakat, dan pendukung yang berteriak semangat “Bravo Surino”, calon nomor urut 5, Surino, tampil percaya diri memaparkan cetak biru pembangunan desa yang berlandaskan transparansi, partisipasi, dan kesejahteraan bersama.
Empat Pilar Utama Pembangunan Desa
Surino menegaskan pencalonannya dilandasi niat tulus untuk mengabdi. Dengan fokus utama pada peningkatan pelayanan publik dan pendampingan masyarakat, ia mengusung empat program unggulan:
– Pelayanan Publik Transparan & Akuntabel: Mewujudkan tata kelola bersih, terbuka, dan melibatkan warga dalam perencanaan serta pengelolaan desa.
– Kesejahteraan Sosial yang Tepat Sasaran: Memastikan program bantuan menyentuh warga yang benar-benar membutuhkannya dan memperkuat jaring pengaman sosial secara merata.
– Infrastruktur Berkelanjutan: Memperbaiki akses jalan desa dan meningkatkan sarana prasarana ekonomi untuk memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil bumi.
– Pemberdayaan Ekonomi & Kepemudaan: Memberi ruang kreativitas generasi muda serta mendukung UMKM agar semakin berdaya saing.
Pengabdian yang Telah Terbukti Nyata
Jauh sebelum masa kampanye, Surino telah membuktikan komitmennya melalui pendampingan hukum, mediasi penyelesaian masalah warga, serta fasilitasi akses layanan kesehatan — semua dilakukan secara tulus tanpa kepentingan politik sesaat.
Menjelang hari pemungutan suara, Surino mengajak seluruh warga menjaga kerukunan.
“Dengan nomor urut 5, saya mengajak masyarakat Desa Lodaya memberikan kepercayaan kepada kami. Mari kita jaga kondusivitas desa; perbedaan pilihan jangan sampai merenggangkan persaudaraan kita,” ujarnya tegas.
Rekam Jejak yang Menjadi Alasan Kuat
Dukungan terhadap Surino juga disampaikan tokoh masyarakat, Pak Duhro. Menurutnya, alasan warga sepakat memilih Surino bukan sekadar janji manis, melainkan rekam jejak yang nyata.
“Beliau berpegang pada prinsip: Khoirunnas anfahuhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Pak Surino sudah lama turun langsung membantu warga, dari pendampingan hukum hingga pelayanan kesehatan. Itulah bukti bahwa beliau hadir bukan untuk jabatan, melainkan untuk melayani,” ungkap Pak Duhro disambut tepuk tangan warga.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menegaskan tekad seluruh warga menyukseskan Pilkades Lodaya 2026 yang damai, jujur, dan menghasilkan pemimpin yang amanah.
(Eko B Art)













