Pemalang, haluanpublik.com – Peringatan Hari Aksara Internasional 2026 menjadi momentum mempertegas bahwa penguasaan literasi adalah fondasi peningkatan daya saing, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat. Mengusung tema “Literasi untuk Sesama, Semesta, dan Sejahtera”, puncak peringatan digelar di Sudirman Plaza Cilacap pada 23–25 September 2026.
Tuslihah, S.E., M.M., Ketua DPW FKPKBM Jawa Tengah, menyampaikan bahwa literasi kini tak lagi dipahami sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan mencakup kemampuan fungsional yang transformatif bagi kehidupan sosial dan lingkungan.
“Literasi bukan semata kepentingan individu, melainkan memberi dampak nyata bagi ekosistem sosial dan kelestarian alam. Gerakan ini dirancang menumbuhkan tradisi belajar sepanjang hayat serta kemandirian masyarakat,” ujar Tuslihah di kantornya, Kamis (17/9/2026).
Lebih jauh, ia menegaskan literasi menjadi sarana penguatan keterampilan warga guna menopang perekonomian sekaligus membangun kepedulian sosial dan kesadaran lingkungan.
“Literasi adalah pintu membuka pengetahuan, meningkatkan keterampilan, membangun kemandirian, dan menghadirkan perubahan. Harus hadir untuk semua, menyentuh sesama, menjaga semesta, dan memberi kesejahteraan,” tegasnya.
Penyelenggaraan di Cilacap ini merupakan perwujudan lanjutan peringatan Hari Aksara Internasional yang jatuh pada 8 September. Kegiatan dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan ruang kolaborasi praktik baik dan inovasi dari berbagai elemen masyarakat — mengokohkan komitmen Jawa Tengah dalam menggerakkan edukasi publik berbasis pemberdayaan masyarakat.
(Eko B Art)













