Perhatian publik kembali tertuju oleh maraknya praktik street photography yang beredar melalui aplikasi berbasis AI, FotoYu. Aplikasi ini secara otomatis mendeteksi wajah seseorang dari berbagai foto yang diambil fotografer jalanan, lalu menampilkannya kepada pengguna sebagai konten yang dapat dibeli. Meski terdengar inovatif, mekanisme ini menimbulkan kegelisahan baru: wajah seseorang, tanpa sepengetahuan atau persetujuan, dapat terjaring sistem, diolah oleh AI, dan diperdagangkan layaknya komoditas digital.
Sambut Hari Kemerdekaan ke 80, Pertamina Umumkan 540 Mahasiswa Penerima Beasiswa Sobat Bumi
Jakarta, haluanpublik.com – Pertamina berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas SDM untuk mendukung program Pemerintah menuju…
