Depok, haluanpublik.com – Atmosfir olahraga catur di Kota Depok memang bergairah, terbukti dengan menjamurnya komunitas atau klub-klub catur diseantero penjuru kota ini.
Dengan kegiatan latihan, latih tanding antar klub, ataupun turnamen perseorangan banyak digelar di kota ini, sehingga ekosistem olahraga catur bisa dikatakan sangat baik sehingga mampu menghasilkan atlit-atlit catur yang berkualitas dan berprestasi.
Seperti yang pernah dinyatakan oleh Abdul Rahman sang Ketua Umum (Ketum) Percasi Kota Depok dalam beberapa kesempatan, yang ingin menjadikan Depok sebagai barometer olahraga catur di provinsi Jawa Barat (Jabar), dengan segala kegiatan insan caturnya dan capaian prestasinya.
Seperti tak mau kalah dengan klub-klub lain, BDN Chess Club (CC) yang baru terdaftar resmi di Percasi 2025 lalu, ikut larut dalam gairah kehidupan catur kota ini.
Pada hari ahad (17 Mei 2026) BDN mengadakan silturahmi dengan mengundang klub-klub di seputaran markas klubnya yang teduh di dalam kompleks BDN di kawasan Kelurahan Rangkapan Jaya dalam turnamen Swiss enam babak.
Selain para peserta yang datang dari anggota dan klub lain sebagai undangan, nampak hadir para pengurus Percasi yang diwakili oleh M. Surani yang ikut menyampaikan sambutan dalam acara ini.
“Kami mewakili Ketua umum, sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan semoga lewat kegiatan semacam ini bisa melahirkan atlit yang berkualitas dan berprestasi,” ujar Surani yang dalam kesempatan itu meminta dukungan insan catur kepada atlit-atlit kota Depok yang bakal berlaga di perhelatan di tingkat provinsi di tahun ini.
“Tujuan kita mengadakan turnamen ini adalah untuk silaturahmi dengan klub-klub lain agar kita saling mengenal satu sama lain lewat olahraga catur ini,” ujar Erlangga sang ketua klub dalam kata sambutannya.
Bahkan disela pidatonya, ia malah sempat menyalami langsung satu persatu tamu undangannya.
Spirit Gens Una Sumus (kita semua bersaudara) inilah yang coba diusung oleh Erlangga lewat turnamen silaturahmi ini.
“Untuk sekarang kami hanya mengundang enam klub dengan tiga pemain yang bertanding pada hari ini, mengingat terbatasnya tempat. Tapi kedepannya kita akan mengadakan open turnamen yang lebih besar lagi baik tempat maupun besaran hadiahnya,” janji Erlangga yang disambut hangat hadirin.
Ia menyatakan akan secara periodik menggelar silaturahmi lewat catur bagi pecinta olahraga ini. “Rencananya kita akan mengadakan tiga bulan sekali yang mungkin kita coba berkolaborasi dengan Percasi kota Depok,” harapnya.
Lebih lanjut ia menyatakan, berdirinya BDN CC selain memfasilitasi minat atau penghobi olahraga catur, mengenalkan olahraga ini ke banyak kalangan, juga diharapkan munculnya bibit-bibit baru di olahraga ini.
“Kita ingin munculkan atlit-atlit muda asli kota Depok yang berprestasi,” harapnya.
(Asliatama A.)












