Pemalang, haluanpublik.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menyelenggarakan puncak peringatan Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026 melalui Pengajian Umum yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kabupaten Pemalang, Senin (19/10/2026). Acara dihadiri ribuan warga, jajaran Forkopimda, para alim ulama, serta menghadirkan mubaligh nasional Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., dari Makassar.
Suasana terasa penuh kehangatan dengan lantunan sholawat yang menggema, didominasi warga yang mengenakan pakaian bernuansa putih. Acara dibuka oleh Yus Ambarwati dan Arifin, diawali dengan doa yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Pemalang, Dr. H. Syarif Hidayat, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustazah Arifa Dini Islamiyati, Juara Harapan 1 MTQ Nasional ke-31.
Dalam acara tersebut, Plt. Bupati Pemalang NurKholes, S.H., M.Si., didampingi Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman serta jajaran Forkopimda, menyerahkan penghargaan dan bantuan secara simbolis kepada:
– Para juara MTQ dan MQK tingkat kabupaten, termasuk apresiasi kepada Raihan Alfat Rizkullah (8 tahun, hafal 30 juz) dan Quratul Aini (hafal 20 juz)
– Insentif bagi Guru Ngaji TPQ/MDT dan Marbot Masjid sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidik dan pengelola tempat ibadah
Plt. Bupati NurKholes dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat mengenang kembali semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratus Syekh K.H. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Beliau juga menegaskan komitmen Pemkab Pemalang melalui berbagai program dukungan: mobil operasional pondok pesantren, insentif guru ngaji dan marbot, hingga jaminan sosial bagi pekerja rentan.
Puncak acara diisi tausiah oleh Ustaz Das’ad Latif yang menyampaikan pesan-pesan mendalam dengan gaya yang hangat dan interaktif, meliputi:
– Mendidik anak menjadi generasi saleh dan salehah sebagai bekal bagi orang tua
– Menjaga kesederhanaan hidup, menjauhi gaya hidup konsumtif, pinjaman online ilegal, dan judi
– Mencintai ulama dan pesantren sebagai benteng akidah umat
(Eko B Art)













