Depok, haluanpublik.com – DPC PDI Perjuangan Kota Depok menggelar Maulid Perjuangan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Minggu (20/9/2026) malam. Bertempat di Alun-Alun Grand Depok City (GDC) mulai pukul 19.30 WIB, kegiatan mengusung tema “Meneladani Rasulullah SAW dalam Iman, Akhlak, dan Pengabdian untuk Rakyat”.
Bagi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si., acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat kebersamaan, silaturahmi, serta menanamkan semangat perjuangan dan pengabdian.
“Ini merupakan agenda perjuangan yang pertama di periode kepemimpinan saya. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi kita semua. Semoga PDI Perjuangan ke depannya senantiasa maju, luar biasa, penuh berkah,” ujar Yuni dalam sambutannya.
Ia menyampaikan rasa syukur pertemuan ini mempertemukan jajaran partai dengan tokoh agama, ormas, kepemudaan, dan masyarakat luas. Kehadiran beragam elemen dinilai membuktikan pentingnya kebersamaan bermasyarakat.
Turut hadir dalam acara Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, M.M., Kepala Kesbangpol Kota Depok Dr. Dudi Mi’raz Imaduddin, M.Si., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Depok–Bekasi Ahmad Faisal Hermawan, S.E., M.M., H. Imam Turidi, S.H., Habib Achmad Riza Al-Habsyi, Ketua PCNU Kota Depok KH Ahmad Solehan, perwakilan DPP PDI Perjuangan Guntur Romli, Ketua GP Ansor Kota Depok Muhammad Kahfi, perwakilan Muhammadiyah, Ketua LDII Kota Depok, Ketua Karang Taruna Kota Depok Irwan Purwanto, jajaran pengurus DPC, Anak Ranting, serta warga Kota Depok.
Yuni menegaskan peringatan Maulid Nabi harus menghadirkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar mengenang, melainkan meneladani perjuangan, akhlak, dan pengabdian Rasulullah.
“Insyaallah kita semua yang hadir diberi syafaat Nabi Muhammad SAW. Semoga senantiasa diberkahi,” tuturnya.
Acara dimeriahkan penampilan tim hadroh, seni, dan budaya bekerja sama dengan DPRD Provinsi Jawa Barat. Perpaduan nuansa keagamaan dan budaya diharapkan menghadirkan ruang kebersamaan yang dinikmati seluruh warga.
Maulid Bukan Sekadar Rutinitas
Sementara itu, Ketua Pelaksana Habib Reza Habsyi menyampaikan Maulid harus dimaknai lebih dari sekadar rutinitas tahunan.
“Maulid adalah momentum mengingat kembali perjuangan Rasulullah SAW, menyampaikan risalah, membangun akhlak, menegakkan kebenaran, membawa manusia dari kegelapan menuju terang. Beliau berjuang bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk keselamatan umat,” tegasnya.
Semangat itu diharapkan diteruskan dengan memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian sesama. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.
Peringatan ini menghadirkan dua penceramah: Ustadz H. Muhammad Akri, S.Pd. dan Habib Ali Syaugi bin Haidar Al Habsyi. Kehadiran tokoh lintas organisasi, kader, dan warga menjadikan acara ini penuh nuansa religius sekaligus memperkokoh kebersamaan di Kota Depok.
(Deni)













