Pemalang, haluanpublik.com – Pemberdayaan potensi lokal melalui inovasi dan semangat kewirausahaan menjadi fondasi utama menggerakkan pembangunan Kabupaten Pemalang. Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan motor penggerak ekonomi masyarakat melalui UMKM, pariwisata, dan pengembangan kebudayaan lokal.
Hal tersebut ditekankan Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, dalam momentum Wisuda ke-23 Program Sarjana sekaligus Wisuda Perdana Program Magister ITB ADIAS Pemalang Tahun Akademik 2025/2026, Senin (21/9/2026) di Regina Convention Center (RCC) Hotel Regina, Pemalang.
Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal
Plt. Bupati menjelaskan sektor UMKM berkaitan erat dengan pariwisata, di mana kebudayaan lokal berfungsi sebagai daya tarik utama. Pemkab Pemalang pun mengembangkan program strategis seperti Citywalk Pemalang guna menyokong ekosistem UMKM sekaligus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia secara berkelanjutan.
Beliau juga mencontohkan semangat pembelajaran sepanjang hayat dari dr. Abdul Haris Malik, Sp.A., yang menyelesaikan pendidikan akademiknya di tengah kesibukan profesionalnya sebagai dokter spesialis.
Kewirausahaan Lebih dari Sekadar Bisnis
Kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi inti kewirausahaan — bukan sekadar aktivitas bisnis, melainkan pola pikir kritis dalam melihat peluang, memecahkan masalah, dan melakukan terobosan yang berdampak bagi masyarakat.
Nilai-nilai ini selaras dengan visi ITB ADIAS Pemalang menjadi institut unggul berbasis kewirausahaan tingkat nasional pada 2032, melahirkan SDM kreatif, inovatif, mandiri, dan berorientasi menciptakan lapangan kerja.
80 Wisudawan Siap Mengabdi
Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Senat ITB ADIAS Pemalang, Noor Rosyadi, didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dian Murdianingsih. Sebanyak 80 lulusan dilantik dari empat program studi unggulan: Magister Manajemen, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Sistem Informasi.
Wisuda perdana jenjang magister ini menjadi momen bersejarah, menandai peran nyata perguruan tinggi melahirkan generasi intelektual yang siap mengabdi dan mengakselerasi potensi ekonomi daerah.
(Eko B Art)
