Jumat Berkah 234 SC Pemalang, Menghadirkan Nilai Berbagi di Ruang Publik

Jumat Berkah 234 SC Pemalang, Menghadirkan Nilai Berbagi di Ruang Publik

Pemalang, haluanpublik.com – Mengusung prinsip “Berbagi Itu Indah, Bersama Kita Bisa, Berbagi untuk Sesama”, Organisasi Kemasyarakatan 234 Solidarity Community (SC) DPC Pemalang terus mengukuhkan perannya dalam membangun budaya kepedulian dan integrasi sosial di tengah masyarakat.

Melalui aksi kemanusiaan yang terencana, kebersamaan internal organisasi diubah menjadi kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh warga. Keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pemalang.

Sinergi Lintas Sektor Mewujudkan Dampak Luas

Berbagai mitra turut mendukung terlaksananya aksi sosial ini, antara lain:

– Sektor Swasta & Bisnis: PT PJS Group Pemalang, PT DSB Pemalang, FIF Remedial Pemalang, dan Sentana Bistro Pemalang

– Sektor Hukum & Advokasi: LBH Jong Java

– Elemen Spiritual dan Kemasyarakatan: Padepokan Cahaya Nusantara

Sinergi ini membuktikan bahwa ketika dunia usaha, lembaga hukum, dan komunitas bermitra, jangkauan serta efektivitas bantuan kemanusiaan menjadi lebih luas dan bermakna.

Kehadiran yang Konsisten, Bukan Seremonial

Ketua 234 SC DPC Pemalang, Yogo Darminto, menegaskan bahwa aksi sosial harus berdampak berkelanjutan.

“Kehadiran organisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial belaka. Kita harus hadir secara langsung dan konsisten, sehingga benar-benar memberikan nilai tambah dan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Yogo.

Penyaluran bantuan dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis dan inklusif, di bawah koordinasi Bidang Hankam Ikhwan Munoh bersama Sekretaris DPC Sandi Pratama, Husni Mubarok, serta seluruh jajaran anggota.

Jumat Berkah di Terminal Pemalang

Puncak aksi nyata diwujudkan melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar pada Jumat (30/10/2026) di kawasan Terminal Pemalang. Puluhan pengurus dan relawan membagikan ratusan paket nasi kotak kepada warga dan pengguna jasa terminal.

Kegiatan sederhana namun bermakna ini menjadi bukti nyata: solidaritas yang tulus mampu menghubungkan kelebihan yang dimiliki dengan kebutuhan sesama, menciptakan ikatan sosial yang hangat di tengah masyarakat.

(Eko B Art)

Exit mobile version