Berita  

PERSADA 212 dan Aliansi Ormas se-Depok Kecam Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Minuman Keras

PERSADA 212 dan Aliansi Ormas se-Depok Kecam Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Minuman Keras

Depok, haluanpublik.com – Persaudaraan Alumni (PERSADA) 212 bersama Aliansi Organisasi Kemasyarakatan se-Kota Depok mengecam keras beredarnya video viral yang mempromosikan minuman keras dengan kedok tantangan hafalan Al-Qur’an. Aksi tersebut dikaitkan dengan pemberian hadiah minuman keras bagi siapa yang berhasil menghafal Surat Ad Dhuha, dan diduga terjadi dalam rangkaian konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Ketua PERSADA 212 dan Aliansi Ormas se-Kota Depok, Daniel Syuchayadi, S.H., menyampaikan kecaman tersebut saat melakukan audiensi dan pengaduan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, Selasa (11/08/2026).

“Kami umat Islam di Kota Depok sangat menyesalkan adanya aksi promosi minuman keras berkedok tantangan hafalan Al-Qur’an Surat Ad Dhuha. Al-Qur’an adalah kitab suci yang wajib dimuliakan, bukan dipermainkan demi kepentingan komersial maupun hiburan,” tegas Daniel.

Ia meminta MUI Kota Depok mengambil sikap tegas mengecam tindakan tersebut dan mendesak agar pihak pelaku maupun penyelenggara yang melakukan promosi tersebut dikenai sanksi sesuai hukum yang berlaku. Tujuannya agar tidak terjadi lagi penistaan agama yang serupa di masa mendatang.

Menyikapi pengaduan tersebut, Pengurus MUI Kota Depok, KH. Abdul Mujib, menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan ini ke MUI Kota Jakarta.

“MUI Kota Depok mengecam keras penggunaan hafalan Al-Qur’an sebagai sarana promosi yang dikaitkan dengan hadiah minuman keras. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari sisi agama, moral, etika, maupun hukum. Pelaku wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas KH. Abdul Mujib.(*)

Exit mobile version