Pemalang, haluanpublik.com – Bantuan Air Bersih Disambut Warga, Rasa syukur disampaikan oleh salah satu warga Dukuh Tumbu atas bantuan air bersih yang disalurkan oleh BPBD, PMI, dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Bantuan tersebut dinilai sangat berarti di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, dengan harapan distribusi dapat terus berlanjut hingga musim hujan tiba.
Rincian Data Penyaluran Air Bersih (Total: 166.500 Liter), Penyaluran air bersih pada Sabtu (8/8/2026) mencakup total volume sebesar 166.500 liter yang didistribusikan oleh berbagai instansi BPBD (61.000 Liter) dengan Armada 1 & 2 di Kecamatan Pulosari dan menyasar Desa Pulosari (Dukuh Tumbu), Siremeng (Dusun Siremeng Kidul), dan Batursari (Dusun Tundagan & Krajan).
Untuk Armada 3 di Kecamatan Belik menyasar Desa Gombong (Dukuh Krajan) dan Desa Belik (Dusun Tepus Lanji). Selanjutnya PMI (60.000 Liter),dengan Armada 1 menyasar Desa Siremeng (2 titik) dan Desa Belik (3 titik), dan untuk Armada 2 menyasar Desa Pulosari (2 titik), Desa Pagenteran (3 titik), dan Desa Kreyo, Randudongkal (2 titik).
PDAM (25.500 Liter) juga turut serta memenuhi kebutuhan di Desa Siremeng (Pulosari) serta Desa Jatingarang (Bodeh), dan khusus untuk BAZNAS (20.000 Liter), memenuhi kebutuhan di Desa Gombong (Belik) dan Desa Pagenteran (Pulosari).
Hal ini adalah Intensitas Penanganan dan Sinergi Antar-Lembaga yang pada pelaksanaannya disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengungkapkan bahwa, “kekeringan panjang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan sejak Juni, rata-rata penyaluran air mencapai 125.000 liter per hari tanpa libur.”
Akumulasi bantuan yang telah disuplai hasil kolaborasi BPBD, PMI, BAZNAS, dan PDAM hingga saat ini telah menembus 3,5 juta liter air, dan informasi Posko bantuan dan ruang kontribusi tetap dibuka bagi relawan maupun pihak swasta melalui Pusdalops BPBD atau posko di tiap kecamatan.
Melihat kondisi dampak Kekeringan di Kabupaten Pemalang, menurut pemetaan Pemerintah Kabupaten Pemalang, dampak kekeringan melanda tiga kecamatan dengan total populasi terdampak mencapai 93 ribu jiwa.
Dalam hal ini bantuan air bersih sejauh ini telah menjangkau sekitar 45 ribu jiwa, kebutuhan air bersih diperkirakan masih terus berlangsung hingga September.
Plt. Bupati Pemalang Nurkholes mengajak seluruh elemen masyarakat, swasta, dan perusahaan untuk memperkuat gotong royong dalam penanganan bencana kemarau panjang ini.
Sebagai puncak dari rangkaian penanganan kekeringan tersebut, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes bersama istri, Sri Indah Lestari, serta Kalak BPBD Agus Ikmaludin, turun langsung menyalurkan bantuan air bersih pada Sabtu, (08/08/2026).
“Penyaluran difokuskan ke empat desa di Kecamatan Pulosari—yaitu Desa Pulosari, Siremeng, Pagenteran, dan Batursari, dengan memobilisasi 8 armada gabungan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula bantuan toren air serta kotak PMI secara simbolis kepada masyarakat setempat”, pungkas Nurkholes.
(Eko B Art)
