Pemalang, haluanpublik.com – Upaya memperkuat perlindungan anak di lingkungan sekolah terus dilakukan. Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama PUSPAGA Samawa menggelar Workshop Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah bagi para guru dan tenaga pendidik SMP Negeri 4 Pemalang, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.
Dalam kesempatan tersebut, Penelaah Teknis Kebijakan Bidang PPPA Dinsos Pemalang, Dede Nadiyanah, S.IP., menyampaikan materi tentang Sekolah Ramah Anak yang menekankan pentingnya pemenuhan hak anak, perlindungan peserta didik, serta penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sementara itu, Konselor PUSPAGA Samawa, Rizka Sugiarti, S.Psi., membekali para pendidik dengan materi Dukungan Psikologis Awal bagi Korban Kekerasan. Guru dilatih untuk mampu memberikan rasa aman, mendengarkan anak tanpa menghakimi, memberikan dukungan emosional yang tepat, serta mengarahkan korban guna memperoleh bantuan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Pembekalan ini diharapkan membantu guru mengenali kebutuhan anak serta merespons dugaan kekerasan secara lebih tepat, empatik, dan selalu mengutamakan kepentingan terbaik anak.
“Sekolah tidak hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dengan rasa aman. Kemampuan pendidik dalam mencegah dan menanggapi kasus kekerasan menjadi kunci terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah anak,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui sinergi ini, Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, PUSPAGA Samawa, dan SMP Negeri 4 Pemalang mempertegas komitmen bersama agar setiap peserta didik merasa dihargai, terlindungi, dan dapat belajar tanpa rasa takut.
(Eko B Art)
