SMAN 1 Comal Mendapat Peringkat Dua dalam Ajang Kompetisi POPDA Kabupaten Pemalang Tahun 2023

Pemalang, haluanpublik.com – Perolehan medali pada saat kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Pemalang tahun 2023 yang digelar pada Bulan Agustus, SMAN 1 Comal menempati peringkat ke-2 di Kabupaten Pemalang.

Ada 14 medali Emas yang dicapai kemudian ada medali perak dan perunggu dari berbagai cabang olahraga, mulai dari cabang senam karate, bulu tangkis dan sepak takraw, hal tersebut disampaikan Sanyoto Nugroho, S.Pd., M.Si. selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Comal di kantor tempat tugasnya, Rabu (04/10/2023).

Lebih lanjut Sanyoto Nugroho menambahkan bahwa dari cabang olahraga tersebut Medali Emas yang diperoleh SMA Negeri 1 Comal, termasuk bulutangkis Putri mendapatkan medali Emas dan Perak.
Jadi untuk perolehan medali, sebenarnya bisa lebih baik banyak lagi apabila SMA N 1 Comal mengirimkan semua cabang olahraga, karena ada tiga cabang olahraga yang memang tidak bisa kami kirim, ujar Sanyoto Nugroho.

Tentunya kondisi ini yang mengurangi perolehan peringkat prestasinya, sekalipun peringkat Popda kemarin kita berada posisi kedua. Selanjutnya untuk tahun depan, Saya sudah sampaikan kepada Guru Olahraga agar atlit dari Cabor Panahan dan Renang agar bisa diikutkan.

Hal ini kami tegaskan agar perolehan medali pada tahun depan bisa lebih banyak. Sekalipun strategi strategi dan formula untuk bisa berprestasi yang terbaik harus disiapkan, mulai dari melihat cabang cabang olahraga yang memang potensial maupun yang bisa di tingkatkan.

Semuanya perlu pelatihan secara intens, termasuk juga strategi strategi dalam mengirimkan atlit pada cabang olahraga yang tidak ada Ekstrakurikulernya di SMAN 1 Comal.
Kemudian sarana prasarananya dan kesempatan untuk latihan bagi atlit agar bisa diikuti oleh semua atlit cabang olahraga.
Intinya atlit atlit juga harus mempersiapkan diri lebih matang dalam bertarung ataupun berlaga, jangan sampai demam panggung (intinya semua atlit harus berlomba secara bebas dengan penuh semangat).
Dan kenyataanya memang dengan semangat, akhirnya kita bisa memperoleh sampai 14 Medali Emas, terang Sanyoto Nugroho.

BACA JUGA :   Indra Gunawan: Sebagai Bentuk Keterbukaan Publik BPN Kota Depok Buka Akses Informasi Pertanahan Seluasnya

Kepada Guru Guru Pelatih dan Pembina serta Pendamping Atlit, baik yang dari SMA Negeri 1 Comal ataupun yang dari luar SMA Negeri 1 Comal sudah harus mempersiapkan Atlit ketika awal PPDB.
Kemampuan Siswa harus sudah dipetakan yang untuk anak-anak yang memang mempunyai bakat.
Artinya Guru olahraga harus benar benar mendata anak-anak yang memungkinkan untuk disiapkan sebagai atlit untuk cabang olahraga (Cabor) yang ada.

Jangan sampai ada anak yang mempunyai potensi tapi tidak dilibatkan dalam seleksi atlit di SMA N 1 Comal.

Karena melihat kondisi yang ada dari Popda tahun ini, ternyata banyak anak dari kelas 10.
Sekalipun untuk pembinaan dan pelatihannya perlu konsentrasi waktu dan persiapan lain sebagainya, termasuk juga anggarannya.

Kita terus bangun komunikasi motivasi agar bagaimana mereka tetap bersemangat dalam menjalani proses pelatihannya.

Menjadi Juara jangan hanya melihat sisi materinya saja, tapi rasa kepuasan bathin sebagai pribadi, sebagai guru pembina bisa mengantarkan anak menjadi juara adalah sesuatu kebahagiaan yang luar biasa menimbulkan rasa bangga Sekolah.

Dan selebihnya beberapa atlet yang juara juga tidak tertutup kemungkinan untuk berkesempatan berlaga di tingkat Provinsi.
Kami tetap memberi keleluasaan dispensasi dispensasi waktu dalam latihan, sekalipun harus terpaksa meninggalkan pelajaran kurikulum.
Namun demikian selanjutnya juga harus tetap terjadwal untuk bisa kembali mengikuti pelajaran dengan baik, pungkas Sanyoto Nugroho.

(Eko B Art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *