Program Pasar Murah Merupakan Bentuk Kepedulian Pemda Pemalang untuk Membantu Masyarakat Kurang Mampu

Pemalang, haluanpublik.com – Bupati Pemalang Mansur Hidayat S.T yang berkesempatan membuka acara menyampaikan bahwa dirinya merasa bahagia bisa hadir di Pesantren dan melihat secara langsung antusias warga.
“Alhamdulillah saya hadir di Desa Pesantren yang luar biasa sangat antusias warga masyarakatnya dalam rangka pasar murah,“ ujar Mansur Hidayat.

Sebagai informasi tambahan bahwa rangkaian pasar murah yang digelar kali ini merupakan salah satu upaya dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Pemalang.
Hal tersebut guna menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat dan dukungan terhadap kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian daerah yang cenderung mengalami peningkatan cukup signifikan akibat musim kemarau panjang.

Pemerintah Kabupaten Pemalang secara rutin setiap tahun menyelenggarakan program pasar murah, yang merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh barang kebutuhan pokok, sekaligus sebagai upaya untuk menahan laju kenaikan harga serta mempersempit kemungkinan adanya penimbunan barang kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan kali ini, sejumlah warga Desa Pesantren, Ulujami mengaku senang dengan adanya pasar murah di desanya. Salah satu warga, Ruminah mengatakan program pasar murah ini sangat membantu sekali bagi dirinya.

BACA JUGA :   Ketua DPRD Kabupaten Bogor dapat Golden Award dari IWO Indonesia Kategori Pejabat Pemerintahan

“Karena harga sembakonya lebih murah dibanding harga di pasaran,” katanya di lokasi pasar murah yang berada halaman Kantor Desa Pesantren, Rabu, (15/11/2023).

Asmudi warga Desa Pesantren lainnya juga mengaku senang dengan adanya pasar murah. Menurutnya dengan harga Rp. 17.000, dia bisa mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok. “Senang bisa membeli paket sembako murah yang berisikan beras, minyak dan gula dengan harga 17 ribu,” ungkapnya.

Senada dengan Ruminah dan Asmudi, warga lainnya Turahmi, berharap kegiatan semacam ini bisa diadakan lagi ke depannya. “Harapannya kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” pungkas Turahmi.

(Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *