Mahasiswa KKN Tematik Undip Melakukan Edukasi Finansial dan Pembuatan instrumen Pemasaran Produk UMKM Desa

Pemalang, haluanpublik.com – Desa Banjarmulya merupakan salah satu desa yang memiliki luas 811.558 ha yang terdiri atas 14 RW dan 49 RT yang termasuk dalam tujuh dusun yaitu dusun Penuntun, Lobongkok, Karang Sambung, Sidomulyo, Kecepit, Karyamukti, dan Tamasari. Tak heran jika Desa Banjarmulya termasuk desa yang memiliki potensi peternakan dan pertanian yang melimpah dan juga merupakan salah satu desa yang memiliki potensi peerputaran keuangan yang cukup baik dari pemanfaatan hasil perternakan dan pertanian.
Potensi perputaran keuangan dalam membangun kemandirian finansial masyarakat memiliki urgensi yang tinggi untuk menunjang aspek kehidupan, dimana setiap masyarakat membutuhkan papan, sandang, dan pangan. Ketiga aspek tersebut ditunjang melalui aspek finansial.

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya finansial yang harus dirawat secara konsisten untuk memenuhi adanya kebutuhan hidup. Kebutuhan akan finansial dapat diciptakan melalui adanya sumber daya yang dimiliki. Dalam rangka membantu masyarakat desa meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan dan finansial, mahasiswa KKN Tematik UNDIP telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukasi finansial. Kegiatan ini melibatkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang, perencanaan anggaran, pentingnya menabung, serta investasi sederhana. Mahasiswa memberikan contoh nyata dan kasus-kasus untuk membantu masyarakat dalam memahami konsep-konsep tersebut.

Urgensi Finansial ini belum semua masyarakat mengetahui seberapa penting penunjangan finansial mandiri dalam jangka panjang sehingga salah satu mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023, Dimas Budi Ramadhan (Program Studi S1 Administrasi Publik) memberikan informasi terkait “Edukasi dan Pemberian Handbook Pengelolaan Perputaran Keuangan Desa Dari, Oleh dan untuk Masyarakat”, Senin (12/08/2023).

Dimas juga mengatakan bahwa Kemandirian finansial memberi masyarakat desa kontrol lebih besar atas sumber daya ekonomi mereka. Ini mendorong perkembangan sektor UMKM dan industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan penduduk desa. Dengan adanya kemandirian finansial, desa dapat mengembangkan potensi mereka sendiri dan menciptakan lingkungan yang lebih stabil, berkelanjutan, dan berdaya saing. Oleh karena itu, upaya untuk memajukan kemandirian finansial desa seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan daerah, pungkas Dimas Budi Ramadhan.

Dalam konfirmasi kunjungan lapangan Dr. Fahmi Arifan, S.T., M.ng selaku dosen pbimbing menjelaskan ”Mahasiswa dituntut agar bisa berinovasi dengan segala bentuk peluang dan kesempatan” sehingga dengan harapannya bisa menghasilkan inovasi terbaru yang sebelumnya belum pernah ada di Desa Banjarmulya.

BACA JUGA :   Indra Gunawan: Sebagai Bentuk Keterbukaan Publik BPN Kota Depok Buka Akses Informasi Pertanahan Seluasnya

Selain edukasi finansial, mahasiswa juga turut berperan dalam membantu UMKM desa dalam meningkatkan pemasaran produk-produk mereka. Mahasiswa KKN Tematik Undip bekerja sama dengan pemilik UMKM untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif, termasuk pemilihan target pasar, penyusunan branding, serta penggunaan media sosial untuk promosi.

Instrumen-instrumen pemasaran yang dibantu oleh mahasiswa meliputi:
Pembuatan Brosur dan Materi Promosi: Mahasiswa membantu merancang brosur dan materi promosi yang menarik, menyampaikan informasi penting mengenai produk dan UMKM tersebut.

Pemanfaatan Media Sosial: Mahasiswa membimbing UMKM dalam menggunakan platform media sosial untuk mempromosikan produk-produk mereka kepada target pasar yang lebih luas.

Penyusunan Strategi Penjualan: Mahasiswa memberikan masukan dalam mengembangkan strategi penjualan, seperti diskon khusus, paket bundling, atau program loyalitas pelanggan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Undip berhasil memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat desa dalam hal edukasi finansial dan pemasaran produk UMKM. Masyarakat desa mendapatkan pengetahuan baru tentang cara mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, sementara UMKM desa merasakan peningkatan dalam hal strategi pemasaran yang lebih efektif. Diharapkan bahwa kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang, pungkas Fahmi Arifan.

Senada dengan informasi diatas eni Rizqiati, S.Pt., M.Si selaku dosen pembimbing juga berharap melalui program yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN ini dapat berguna bagi Masyarakat baik untuk meningkatkan minat berusaha hingga meningkatkan perekonomian desa, pungkas Heni Rizqiati. (Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *